Jl. Sultan Agung No.8B, Sumber, Cirebon.

Ilustrasi dokumen legalitas CV lengkap, meliputi akta pendirian, NPWP, dan surat izin usaha
Photo by Monstera Production on Pexels

Legalitas UMKM merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum dan selama menjalankan bisnis. Banyak pelaku UMKM fokus pada produk, pemasaran, dan penjualan, tetapi belum memastikan apakah legalitas UMKM yang dimiliki sudah sesuai dengan kegiatan usahanya.

Padahal, legalitas usaha yang tertata dapat membantu bisnis berjalan lebih profesional dan lebih siap ketika ingin berkembang.

Sebelum bisnis semakin besar, yuk cek legalitas UMKM apa saja yang perlu diperhatikan!

Apa Itu Legalitas UMKM?

Legalitas UMKM adalah berbagai dokumen, pendaftaran, perizinan, atau persyaratan hukum yang berkaitan dengan kegiatan usaha.

Kebutuhan legalitas UMKM tidak selalu sama untuk setiap bisnis. Jenis produk atau jasa, KBLI, tingkat risiko, serta kegiatan usaha dapat memengaruhi perizinan yang diperlukan.

Karena itu, pelaku UMKM sebaiknya tidak hanya bertanya, “Sudah punya NIB atau belum?”, tetapi juga memastikan apakah legalitas usaha yang dimiliki sudah sesuai dengan kegiatan bisnis yang dijalankan.


1. NIB Menjadi Salah Satu Legalitas Penting untuk UMKM

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam legalitas UMKM adalah NIB atau Nomor Induk Berusaha.

NIB merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS dan menjadi bagian penting dalam proses perizinan berusaha.

Namun, memiliki NIB bukan berarti seluruh kebutuhan legalitas UMKM otomatis sudah selesai.

Pelaku usaha tetap perlu mengecek apakah kegiatan usahanya memiliki persyaratan atau perizinan tambahan berdasarkan jenis kegiatan dan tingkat risikonya.


2. Pastikan KBLI Sesuai dengan Kegiatan Usaha

Selain NIB, KBLI juga menjadi bagian penting dalam mengurus legalitas UMKM.

KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia digunakan untuk menggambarkan kegiatan usaha yang dijalankan.

Misalnya, usaha yang sebenarnya melakukan produksi makanan tentu perlu memastikan kegiatan usaha yang didaftarkan memang sesuai dengan aktivitas bisnisnya.

Kesalahan dalam menentukan KBLI dapat membuat data usaha tidak sesuai dengan kegiatan sebenarnya.

Karena itu, sebelum mengurus legalitas usaha, pastikan terlebih dahulu:

Dengan begitu, legalitas UMKM yang dibuat dapat lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis.


3. Cek Tingkat Risiko Usaha

Kebutuhan legalitas UMKM juga berkaitan dengan tingkat risiko kegiatan usaha.

Setiap kegiatan usaha dapat memiliki tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, persyaratan perizinannya juga dapat berbeda.

Pada kegiatan tertentu, pelaku usaha mungkin membutuhkan lebih dari sekadar NIB, misalnya Sertifikat Standar atau perizinan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Jadi, jangan menganggap semua UMKM cukup hanya dengan memiliki NIB.

Legalitas UMKM harus disesuaikan dengan jenis kegiatan usaha yang dijalankan.


4. Pilih Bentuk Usaha yang Sesuai

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam legalitas UMKM adalah bentuk usaha.

Pelaku usaha dapat mempertimbangkan beberapa pilihan, seperti:

Pemilihan bentuk usaha sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan tujuan bisnis.

Misalnya, ketika bisnis masih sederhana, kebutuhan legalitasnya tentu dapat berbeda dengan bisnis yang sudah memiliki beberapa pemilik, karyawan, investor, atau ingin melakukan kerja sama dengan perusahaan lain.

Karena itu, sebelum memilih bentuk usaha, penting untuk memahami kebutuhan legalitas UMKM dan rencana perkembangan bisnis ke depannya.


5. Cek Perizinan Tambahan

Tidak semua kebutuhan legalitas UMKM berhenti pada NIB dan KBLI.

Untuk beberapa bidang usaha, terdapat perizinan atau persyaratan tambahan yang perlu diperhatikan.

Contohnya dapat berkaitan dengan:

Kebutuhan tersebut dapat berbeda berdasarkan kegiatan usaha dan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, penting untuk melakukan pengecekan legalitas UMKM secara menyeluruh sebelum bisnis berjalan atau ketika bisnis mulai berkembang.


Kenapa Legalitas UMKM Penting untuk Bisnis?

Mengurus legalitas UMKM sejak awal dapat membantu pelaku usaha menata bisnis dengan lebih baik.

1. Bisnis Menjadi Lebih Tertata

Dengan legalitas UMKM yang sesuai, data dan kegiatan usaha dapat lebih jelas serta terdokumentasi.

2. Lebih Siap Mengembangkan Bisnis

Ketika bisnis berkembang, kebutuhan administrasi biasanya ikut bertambah. Legalitas yang sudah tertata sejak awal dapat membantu mempersiapkan kebutuhan tersebut.

3. Meningkatkan Profesionalitas

Legalitas usaha yang jelas dapat menunjukkan bahwa bisnis dikelola secara serius dan profesional.

4. Mempermudah Persiapan Kerja Sama

Dalam kondisi tertentu, perusahaan atau pihak lain dapat meminta dokumen legalitas sebagai bagian dari proses kerja sama.


Checklist Legalitas UMKM Sebelum Bisnis Jalan

Sebelum menjalankan atau mengembangkan bisnis, gunakan checklist legalitas UMKM berikut:

☑️ Menentukan kegiatan usaha
☑️ Menentukan KBLI yang sesuai
☑️ Mengurus NIB
☑️ Mengecek tingkat risiko usaha
☑️ Mengecek kebutuhan Sertifikat Standar
☑️ Mengecek perizinan tambahan
☑️ Mengecek kebutuhan PB UMKU jika relevan
☑️ Menentukan bentuk usaha yang sesuai
☑️ Memastikan data legalitas sesuai dengan kegiatan usaha

Dengan melakukan checklist legalitas UMKM tersebut, pelaku usaha dapat mengetahui bagian mana yang sudah terpenuhi dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki.


Jangan Tunggu Bisnis Besar untuk Mengurus Legalitas UMKM

Masih banyak pelaku usaha yang berpikir bahwa legalitas UMKM baru diperlukan ketika bisnis sudah besar.

Padahal, semakin berkembang sebuah bisnis, biasanya semakin banyak pula kebutuhan administrasi dan legalitas yang harus diperhatikan.

Mulai dari kerja sama dengan perusahaan, pengembangan usaha, pembiayaan, pengadaan, hingga kebutuhan perizinan tertentu.

Daripada menunggu muncul masalah baru kemudian merapikan dokumen, lebih baik mulai menata legalitas UMKM sejak awal sesuai kebutuhan usaha.


Bingung Mengurus Legalitas UMKM?

Setiap usaha memiliki kebutuhan legalitas UMKM yang bisa berbeda.

Mulai dari NIB, KBLI, PT, CV, pembaruan data usaha, hingga berbagai kebutuhan perizinan lainnya perlu disesuaikan dengan kegiatan bisnis yang dijalankan.

IZINaja.id siap membantu pelaku usaha memahami dan menyiapkan kebutuhan legalitas usahanya agar proses pengurusan menjadi lebih mudah.

📲 Konsultasikan kebutuhan Legalitas UMKM kamu dengan IZINaja.id.

IZINaja.id — Semua Bisa.

🌐 www.izinaja.id
📞 085224465660

/legalitas-umkm/